Jumat, 10 Mei 2013

TIPS DETEKSI KACA PALSU

1. Cetakan atau logo kaca film Merk atau print yang ada pada kaca film bukanlah jaminan keaslian. Hindari kaca film dengan cetakan logo tidak rapi, mulai dari tinta meluber atau terlalu tebal. Kaca film yang digulung dengan logo atau tinta terlalu tebal bisa membuat kaca film bergelombang. Akibatnya, pada malam hari, sinar lampu yang diterima menjadi terpecah. Jadi, pastikan Anda mendapat kaca film dengan cetakan setipis dan serapi mungkin.

2. Warna Ada bermacam-macam kaca film, tapi bukan jaminan keaslian. Kaca film palsu dengan kualitas yang jelek lama-kelamaan akan berubah warnanya. Perubahan warna biasanya terjadi setelah jangka waktu tertentu. Untuk daerah tropis biasanya akan terlihat setelah dalam jangka waktu sekitar 2-3 bulan.

3. Ketebalan Kaca film sebagai penahan panas idealnya mempunyai ketebalan antara 1,5-1,7 mikro. Jika kurang dari itu maka boleh diragukan keasliannya. Kaca film memang tipis, tapi produk asli, meski tipis tetap kaku. Sementara itu, produk palsu selain sangat tipis dan juga lentur.

4. Harga Harga kaca film berbanding lurus dengan kualitas. Jangan tergoda tawaran dengan harga murah yang kemungkinan besar produk palsu. Kaca film asli diimpor ke Indonesia hanya lewat distributor resmi dengan standar harga pasti. Tiap kaca film punya kode wilayah sendiri, adapun yang beredar di luar batasan kode itu tidak bisa mendapat layanan garansi.

5. Kartu Garansi Pastikan Anda mendapat kartu garansi untuk tiap pembelian kaca Film asli. Kartu ini menjamin keaslian dan layanan purna jual kaca film. Lebih aman beli dan pasang kaca film di dealer resmi.

6. Gunakan Lampu Sorot Mungkin cara ini sedikit rumit, tapi ini cukup ampuh untuk membuktikan kualitas dari kaca film yang akan dibeli. Tempelkan kaca yang sudah dilapisi film ke lampu sorot 600 watt, dan diamkan selama 3 menit. Jika kualitas buruk, kaca tersebut akan pecah.

7. Gunakan Alat Termometer Biarkan Kendaraan yang telah dipasangi kaca film dijemur di bawah terik sinar Matahari dalam beberapa saat. Kemudian, pasang termometer di kaca tersebut. Jika tingkat suhunya cukup tinggi, kualitas kaca film itu layak dipertanyakan.


sumber:http://tokoaku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=185:tips-deteksi-kaca-palsu&catid=14&Itemid=371

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar