Selasa, 25 Desember 2012

TIPS MERAWAT MESIN MOBIL

1. Oli.
Seperti manusia, Ibarat darah di tubuh, kondisi suatu mobil sangat tergantung dari oli sebagai pelumasnya. Saran terbaik, ikuti saja rekomendasi dari pabrikan masing-masing mobil, karena mereka lebih paham kondisi mesin sebelumnya. Bila ingin menggunakan merek lain, Anda cukup menyamakan SAE dan API Service-nya. Perlu diketahui juga tahun pembuatan mesin dan jenis mobil.

2. Saringan oli.
Perhatikan jangka waktu pemakaiannnya jika belum habis atau telah mendekati akhir pemakayan, maka sebaiknya segera diganti yang baru.

3. Saringan udara.
Bila bahan bakar ingin irit dan bertenaga maksimal, disarankan agar saringan udara harus dalam kondisi bersih. Bila fisiknya masih bagus, tinggal dibersihkan saja, tetapi jika sudah kotor lebih baik segera diganti.

4. Saringan bahan bakar.
Pada kondisi ini untuk mesin bensin yang masih memakai karburator, saringan bensin bisa diganti sendiri. Namun untuk mesin berinjeksi sebaiknya harus dibawa ke bengkel atau ditangani montir yang sudah ahli. Sedang untuk mesin diesel, saringan solarnya sebaiknya diganti jika sudah dipakai cukup lama.

5. Klep (katup).
Katup klep sebaiknya disetel atau untuk praktisnya dibawa ke bengkel.

6. Pengapian.
Hanya berlaku pada mesin bensin saja. Untuk mesin lama, masih bisa diutak atik sendiri, tetapi untuk mesin baru sebaiknya menggunakan jasa mekanik bengkel. Namun untuk mobil berumur 0-5 tahun, biasanya belum ditemukan masalah yang berarti.

7. Sistem pendingin.
Tak hanya radiator, kondisi slang karet dan kelm juga harus diperiksa, terutama bagi mobil yang sudah berumur lama. Biasanya slang dalam kondisi karetnya rengas atau retak. Perhatikan juga kipas radiator bermesin elektrik, apakah arah putar dan kerja kipas masih baik.

8. Kipas.
Untuk mesin yang masih menggunakan kipas mekanis dan kopling silikon, sebaiknya periksa kembali ketegangan tali kipasnya, dan juga kondisi fisik tali kipas. Untuk mengetahui kondisi seluruh sistem pendinginnya, perhatikan juga suhu mesin, terutama saat berada di kemacetan lalu lintas. Jika suhunya diatas normal, bawa segera kendaraan ke bengkel yang percaya agar penanganannya bisa dilakukan dengan tepat dan cepat.

9. Termostat dan tutup radiator.
Periksa dengan cermat komponen sistem pendingin lain, seperti termostat dan tutup radiator. Keduanya bisa menimbulkan masalah jika kondisinya tidak normal. Terakhir, cairan oendingin sebaiknya jangan menggunakan air sembarangan karena komposisi kimia di setiap daerah berbeda. Gunaka "coolant" yang memang sudah diracik untuk sistem pendingin mesin.

10. Aki.
Sebagai penyimpan energi, aki sangat penting apalagi untuk mesin-mesin injeksi mutakhir. Untuk aki basah, elektrolit harus cukup dan tidak ada sel yang rusak. Dengan aki basah, terminal akan lebih cepat korosif dibandingkan dengan aki kering. Agar mengeluarkan tenaga maksimal, terutama saat menghidupkan mesin atau saat beban listrik banyak, sebaiknya bersihkan kedua terminal aki agar mengalirkan tenaga listrik.



SUMBER:http://www.kiosban.com/tips-merawat-mesin-mobil/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar