Jumat, 21 Desember 2012

TIPS MERAWAT MOBIL SAAT MUSIM PANAS

1. Periksa air dan kondisi radiator
Kurangnya air di dalam radiator akan mengakibatkan terjadinya overheat. Untuk mencegahnya, pastikan radiator dan tabung reservoirnya terisi air dalam tingkatan yang wajar. Jangan pernah membuka tutup radiator dalam keadaan panas. Atau Anda akan terkena semburan air yang ada di dalamnya. Sebaiknya tunggu hingga mesin dingin untuk memantau level air dalam radiator. Jika kurang, tambahkan campuran 50/50 antara radiator coolant dengan air. Kendati air mampu melakukan pendinginan lebih baik ketimbang antifreeze, namun antifreeze dibutuhkan untuk melindungi dari korosi.
2. Pastikan Kipas Pendingin Bekerja
Kipas pendingin elektrik akan bekerja saat air conditioner diset pada kondisi maksimal. Jika kipas tersebut tidak bekerja, maka mungkin ada kendala di motornya, relay atau masalah elektronik lainnya. Jika sebuah mesin didinginkan oleh kipas yang bekerja berdasarkan putaran belt, periksa juga beltnya. Fan belt dan fan clutches yang telah menempuh perjalanan jauh (misalnya lebih dari 100 ribu kilometer) akan getas dan mudah rusak. Sehingga tidak mampu mendinginkan mesin.
3. Periksa air conditioner (A/C)
Pastikan A/C Anda bekerja dan menghembuskan udara yang sejuk atau dingin. Atau Anda akan tersiksa akibat berkendara di cuaca yang panas dengan kondisi A/C mati. Jika A/C mulai terasa kurang dingin, bisa jadi Freon (refrigerant) mulai menipis. Namun, sebelum menambah Freon, sebaiknya Anda juga mengecek sistemnya terlebih dahulu.
4. Periksa usia aki
Sebagian besar aki (battery) hanya sanggup bertahan antara 4 atau 5 tahun. Jika aki Anda sudah berumur 4 tahun atau lebih, mungkin Anda harus segera menggantinya. Sebab, tingkat penguapan cairan electrolyte di dalam aki akan naik saat kondisi cuaca panas (tidak berlaku pada gel type batteries). Waktu penggantian bisa di simak dari kode waktu di aki. Kode tersebut mengindikasikan tahun dan kode bulan berdasarkan huruf (A = Januari, B = Februari, C = Maret, dan seterusnya).
5. Ganti oli
Mengganti oli lama dengan oli baru mampu meningkatkan proteksi dari lubrikasi untuk mobil Anda. Anda juga bisa mengganti oli mobil dengan oli yang memiliki tingkat viscositas yang lebih tinggi selama musim panas, khususnya untuk mesin mobil yang sudah uzur. Contohnya, Anda bisa mengganti oli 5W-30 ke 10W-30, 10W-40 ke 20@-30 dan yang lainnya. Oli sintetis juga mampu bekerja lebih baik untuk memproteksi mesin dari tingginya temperatur.
6. Periksa atau ganti wiper
Bilah wiper yang terbuat dari karet memiliki waktu pemakaian yang terbatas (satu tahun atau kurang). Terik matahari, cuaca yang panas ataupun dingin mampu mempersingkat usia dari karet dan akan merubah karet tersebut menjadi keras atau getas. Jika wiper mulai mengeras, maka mereka tidak hanya sekedar menggores kaca mobil, namun juga mengurangi kemampuan wiper menghapus air.
7. Periksa ban
Periksa ban Anda dan pastikan apakah ban tersebut masih bagus. Cek tingkat kekerasan karetnya, lihat apakah ada retakan dan tentunya pastikan juga ban tersebut belum botak. Periksa secara berkala tekanan angin di ban serta ban serep. Kurangnya tekanan angin di ban akan mengakibatkan peningkatan suhu ban akibat gesekan dengan aspal yang juga bakal meningkatkan resiko pecah ban.
8. Jaga kondisi Anda tetap dingin
Beli sunshade di kaca depan untuk memantulkan atau mencegah masuknya cahaya matahari langsung ke dalam interior. Dengan mengaplikasikan perangkat ini, maka Anda juga akan mereduksi naiknya suhu di kabin saat mobil di parkir langsung di bawah terik mentari. Jika mobil Anda menggunakan sun roof, jangan lupa untuk menutup sun shade di balik sun roof tersebut serta beri sedikit celah di kaca jendela agar udara panas bisa tetap keluar. Ini akan meringankan kerja dari A/C saat mobil di-starter.



SUMBER:http://www.rajamobil.com/artikel/detail/03/05/2012/55/tips-perawatan-mobil-saat-musim-panas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar