Jumat, 02 November 2012

Deteksi kelistrikan pada mobil bekas

1.Periksa ruang mesin dengan membuka Kap, apakah banyak kabel tambahan yang tidak standar dan apalagi tidak rapi. Ada kemungkinan hal ini banyak masalah.
2.Perhatikan pada terminal positif (+) Aki. Jika banyak kabel tambahan, hal ini mengindikasikan banyak aksesori tambahan yang membutuhkan listrik dan kemungkinan diambil dengan model bypass.
3.Teliti komponen kelistrikan seperti : Lampu-lampu, AC, dan power window, Electric Miror. Jika semuanya dapat bekerja dengan baik, berarti kelistrikan masih dapat dibilang bagus.
 4.Uji mesin dengan kondisi beban penuh seperti : menyalakan AC, menyalakan lampu-lampu, Audio dan lainnya, kemudian naikan putaran mesin. Jika sinar lampu, baik pada lampu utama ataupun panel-panel lampu yang ada di Dashboard terangnya tidak stabil atau putaran kipas elektrik bertambah kencang, berarti ada masalah dengan pasokan listrik dari alternatornya.
5.Kalau masih penasaran juga, lakukanlah hal sebagai berikut : periksa tegangan Aki pada saat mesin tidak hidup. Kondisi yang baik, angka di Voltmeter menunjukkan antara 12 ~ 13 volt.
 6.Untuk memeriksa Alternator, hidupkan mesin dan seluruh perangkat kelistrikan seperti : Lampu besar, Audio, AC dan pemanas kaca. Ukurlah tegangan pada aki dengan menggunakan Voltmeter. Alternator yang masih sehat akan menunjukkan tegangan Aki yang baik, yaitu pada angka 12,8 volt.
 7.Periksa tegangan pada beberapa titik yang menjadi aliran listrik positif, seperti koil, lampu-lampu, pemantik api, dan komponen lainnya. Carilah bagian yang memungkinkan Anda dapat mengecek tegangan listriknya dengan perbedaan tegangan tidak lebih dari 0,5 volt.
 sumber:http://www.tokoaku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=142&Itemid=278

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar