Minggu, 25 November 2012

TIPS PENGGUNA KENDARAAN MATIC

1. Kopling Slip
Tanda-tanda kerusakan pada transmisi matik dapat dirasakan dari Slip kopling. Indikasi yaitu terjadi ketidak seimbangan antara putaran mesin (RPM) dengan laju Kendaraan. Mesin sudah meraung-raung dengan putaran RPM tinggi, akan tetapi Kendaraan masih berjalan dengan laju yang tidak seimbang dengan deru suara Kendaraan tersebut.
2. Tuas P (Parkir)
Janganlah memasukkan tuas gigi ke posisi P (Parkir) apabila Kendaraan memang belum benar-benar berhenti.
3. Proses Pembakaran
Ini disebabkan karena tidak terdapat proses pembakaran pada transmisi matik, turunnya viskositas fluida karena kontaminasi akibat masa pakai. Ini tidak dapat dihindari, karena setiap friksi yang terjadi di plat kopling, tentunya akan menghasilkan muatan atau grum yang mengkontaminasi.
4. Automatic Transmision Fluid
Di dalam Gearbox matik terdapat fluida yang namanya Automatik Transmission Fluid (ATF), fungsinya bukan hanya melumasi. Prinsip hidrolis dalam gearbox matik memerlukan mediator. Terutama untuk mengatur perpindahan gigi serta merapatkan plat kopling. Jadi kalau viskositas kekentalannya turun, tekanan yang di hasilkan juga menjadi berkurang.
5. Ganti oli transmisi
Agar transmisi matik Kendaraan Anda awet, lakukan penggantian Oli transmisi secara berkala. Biasanya penggantian Oli transmisi ini adalah setiap 5.000 KM atau sama dengan penggantian Oli mesin. Selain itu lakukan juga Facum pada saat penggantian Oli transmisi serta ganti juga Filter-nya.
6. Perpindahan Gigi
Perpindahan gigi persneling menjadi menyentak, tidak halus atau langsam seperti biasanya. Hal ini dapat dilakukan pengecekan dengan memasukkan persneling dengan posisi D atau R, lalu rem di lepas. Dalam kondisi normal (sehat) Kendaraan akan langsung bergerak. Jika Kendaraan tidak langsung bergerak patut di curigai, pasti ada masalah pada transmisi matik.
7. Parkir yang salah
Jangan membiarkan Kendaraan Anda di parkir dalam posisi tuas gigi pada posisi D. Kadang ini di lakukan oleh pengemudi yang biasa dengan Kendaraan manual. Jika hal ini sering dilakukan maka plat kopling anda akan cepat rusak. Parkirlah Kendaraan dengan memasukkan tuas ke posisi P sehingga Kendaraan terparkir pada posisi yang aman.



SUMBER:http://tokoaku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=183:tips-pengguna-kendaraan-matic&catid=14&Itemid=310

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar